about-scholarship.com

sharing, motivasi, dan pengalaman memenangkan beasiswa….

Menggapai Mimpi, Mendulang Kebahagiaan

Hidup adalah sebuah perjuangan.  Saya pernah mengibaratkan sebuah kehidupan bagaikan seorang anak kecil yang sedang belajar naik sepeda.

Ada rasa takut, gelisah, sakit, dan gembira. Kayuhan pertama akan menimbulkan rasa takut dan gelisah. Hal ini karena si anak masih menimbang-nimbang seperti apa rasanya naik sepeda.  Pada saat kegagalan mengayuh sepeda untuk pertama kalinya, si anak merasa bimbang, apakah ia akan bisa sukses naik sepeda atau tidak. Pada saat kayuhan-kayuhan pertama tersebut, orang tua akan mendampingi sang anak dengan telaten sambil membesarkan hati sang anak.

Kayuhan berikutnya mungkin sudah memberikan rasa percaya diri pada si anak. Namun, terkadang rasa percaya diri tersebut belum diikuti oleh keseimbangan yang prima. Tak jarang si anak akan mengalami sakit karena harus jatuh dari sepeda. Pada saat ini orang tua akan tetap memberikan motivasi kepada sang anak agar tidak cepat putus asa.

Berbekal pengalaman kayuhan-kayuhan yang penuh  rintangan dan motivasi dari orang tua, si anak akhirnya dapat lancar mengayuh sepedanya. Ia pun dengan riang gembira bermain sepeda dengan anak-anak sebaya.

Itulah gambaran kehidupan yang pernah saya bayangkan. Bahwa kita akan melalui rintangan-rintangan yang dapat membuat kita gelisah, takut, dan sakit. Namun segala rintangan tersebut dapat dilalui dengan kegembiraan apabila kita berhasil melalui rintangan tersebut.

Begitu pula dengan kesuksesan yang saya dapatkan.

Berawal dari sebuah mimpi, bahwa saya  harus dapat melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri. Saya sadar bahwa ayah saya hanya seorang kepala sekolah yang tidak akan mungkin bisa menyekolahkan saya ke luar negeri. Sadar bahwa kemampuan keuangan saya tidak memungkinkan bagi saya untuk mewujudkan keinginan tersebut.

Tetapi, mimpi itulah yang mendorong saya untuk mewujudkan impian saya.

Selepas meraih sarjana S1, saya sudah rajin mencari  info beasiswa S2, baik di dalam maupun di luar negeri. Awalnya saya hanya mencoba untuk melihat-lihat dan mencermati persyaratannya saja. Saya sedikit gelisah melihat kelemahan-kelemahan yang saya miliki.

Saya sadar bahwa saya tidak begitu kuat di bidang eksakta. Bahkan sejak saya duduk di bangku sekolah, saya kurang begitu menyukai ilmu matematika dan sejenisnya. Tetapi saya sadar bahwa hal tersebut tidak boleh mengurangi niat saya untuk menggapai impian saya.

Lama kelamaan niat saya semakin menggebu. Tetapi saya masih tetap gelisah karena saya telah berkeluarga dan memiliki 2 orang anak pada saat mengajukan aplikasi beasiswa. Namun motivasi dari suami dan keluarga saya, sangat membantu saya dalam merajut asa kembali untuk mewujudkan impian saya.

Ayah saya pernah memberikan wejangan kepada saya, bahwa dengan kondisi beliau yang hanya seorang kepala sekolah, maka tidak mungkin baginya untuk mewariskan harta kepada anak-anaknya. Tetapi yang bisa beliau wariskan adalah ilmu yang berguna dan bermanfaat bagi kehidupan saya dan keluarga saya.

Rasa percaya diri saya mulai tumbuh, walau tidak dengan serta merta. Acap kali saya harus menerima kekalahan dan kekecewaan.

Dari pengalaman saya mengajukan beasiswa,  saya telah mengalami 2 kali kegagalan.  Saya terus berusaha mengevaluasi kelemahan-kelemahan diri saya. Kenapa saya tidak bisa lolos mendapatkan beasiswa?

Sepanjang pengajuan aplikasi beasiswa, saya selalu masuk short list dan mendapatkan kesempatan untuk di interview. Tetapi saya selalu gagal pada saat diinterview.

Pengalaman kegagalan dan rasa sakit tersebut membuat saya tersadar bahwa hidup adalah penuh perjuangan. Apabila ingin mendapatkan beasiswa maka saya harus bisa “mengalahkan” para interviewer dan memberikan yang terbaik yang saya bisa.

Akhirnya, pada saat kesempatan yang ketiga saya mencoba kembali. Pada saat itu mimpi saya menjadi kenyataan. Saya lolos menjadi kandididat penerima beasiswa.

Saya terpilih menjadi salah satu kandidat Chevening Scholar periode 2005/2006. Saat-saat itu merupakan momen kebahagiaan bagi saya dan keluarga, terutama bagi ayah saya.

Bagi saya memiliki sebuah mimpi adalah wajib. Karena dari mimpi itulah kita bisa mengerahkan semua resources yang kita miliki.

Hidup adalah perjuangan. Saya telah riang gembira karena telah bisa mengayuh sepeda saya menuju gerbang kesuksesan.

Tagged as:

9 Comments

  1. Thanks atas artikelnya…so saya ingin cari beasiswa diSingapore jurusan Teknik Informatika or Elektronika.
    Ditunggu infonya…

  2. saya sangat tergugah saat membaca artikel ini. terbesit rasa haru yang ada dalam hati. karena jujur, saya pun merasakan apa yang penulis katakan dalam artikel ini. saya termasuk pemburu beasiswa, namun belum mendapatkan kesempatan. karena saya tidak tahu link apa yang harus saya caritahu. namun saya mengucapkan terimakasih atas artikel ini karena bisa membantu saya untuk terus berjuang apa yang ingin saya dapatkan.

  3. saya mau cari informasi beasiswa S2 bidang sosial, terutama Sosiologi…. maksi

  4. Saya sangat tertarik membaca artikel anda yang memiliki motivasi sangat tinggi untuk mendapatkan beasiswa, suatu saat saya pun berharap akan mendapat beasiswa S3, hanya saja saya tidak ingin mendapatkan beasiswa ke Luar Negeri tapi cukup di dalam negeri saja, karena keluarga juga bagian penting dalam hidup saya. Saya juga telah dapat beasiswa S2, Selamat dan sukses buat anda. Hidup adalah perjuangan

  5. bagus bgt isinya, srg** buat artikel kayak gini ya mbak coz skrg aku lagi ngumpulin semangat dan kemampuan untuk lanjutin sekolah dan aku juga lagi nyari info beasiswa pendidikan matematika dalam negri.tolong ya klu ada infonya.mksh

  6. bagus bgt isinya, srg** buat artikel kayak gini ya mbak coz skrg aku lagi ngumpulin semangat dan kemampuan untuk lanjutin sekolah dan aku juga lagi nyari info beasiswa s2 pendidikan matematika dalam negri.tolong ya klu ada infonya.mksh

  7. ASLM…….

    SaYa sangat termotivasi sekali dengan artikel mba ini….saya membayangkan andai saya seperti mba,pasti orang_orang di sekeliling saya bahagia exactly ke 2 orang tua saya.saya yakin saya bisa dan saya harus bisa;p semangat!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
    mba..saya seorang mahasiswi smester 1,,
    akhir -akhir ini saya sangat drop sekali,motivasi saya luntur…tidak seperti biasanya
    saya mau tanya bagaimana cara menjaga motivasi ini agar tidak labil sprti yang sekarang saya alami???/
    terus…bagaimana cara belajar efektif itu???

    makasih sebelumnya..

  8. assalamualaikm?

    weeiiiiiiiiiiiiiiissssssssss,keren….. pengalaman yang mengharukan,aQ jd pengen nagissss deh’
    yupz bener,mimpi emang penting banget,karena mimpi yang buat kita lebih hidup,dan hidup menjadi lebih indah….
    bapa saya penah bercerita tentang si kabayan ketika dia menaiki sebuah tanjakan, dia melaluinya dengan penuh semangat! karena dia yakin bahwa setelah tnjakan pasti da turunan… NEVER GIVE UP AND ALWAYS CHERS UP’ SPIRIT’

  9. SMANGAATTT! ! ! !

    Allahu Akbar!!!

Leave a Response

Please note: comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.