Berburu Beasiswa Secara Cerdas
Hi Scholarship Hunters..
Jika kamu sudah mengenali jenis beasiswa, penyedia beasiswa, dan benefit yang akan diberikan, maka sebaiknya kamu tentukan pilihan, kategori beasiswa seperti apa yang akan kamu ajukan.
Sah-sah saja sih jika ingin mengajukan aplikasi sebanyak-banyaknya. Misalnya, tiap kali ada kesempatan tawaran beasiswa, maka kamu mengajukan lamaran. Banyak orang yang akhirnya sukses mendapatkan beasiswa dengan mempraktekkan cara tersebut. Tetapi, banyak juga lho yang harus mengalami kegagalan. Selain akhirnya menjadi putus asa, ongkos yang dikeluarkan juga ngga sedikit karena harus menyiapkan segala macam dokumen yang diperlukan serta pengiriman berkas.
Saya selalu menganjurkan agar dalam berburu beasiswa sebaiknya dilakukan secara cerdas. Yup, memilih beasiswa yang tepat adalah salah satu usaha cerdas yang dapat kamu lakukan untuk mendapatkan beasiswa. Kenapa? Karena kamu yang paling tahu mengenai diri dan kemampuan kamu. Dengan demikian, masuk akal kan kalo kamu juga yang harus menentukan mau melanjutkan pendidikan di bidang apa, mau meneliti apa, mau kuliah di mana?. Dari sekian ribu informasi dan tawaran beasiswa yang ada, pasti ada dong beberapa beasiswa yang tepat dan pas dengan kompetensi dan karakter yang kamu miliki.
Sebagai langkah awal, kamu harus mempersiapkan Individual Portofolio yang merupakan dokumen perjalanan akademis kamu. Umumnya, dokumen utama yang harus disiapkan sebagai persyaratan adalah sebagai berikut :
- Fotocopy dan legalisasi Ijazah SMA/S1/S2, serta terjemahan dalam bahasa Inggris
- Fotocopy dan legalisasi transkrip nilai, serta terjemahan dalam bahasa Inggris
- Surat rekomendasi dari Kepala Sekolah/Dosen/supervisor dan atau atasan kamu di kantor (jika sudah bekerja)
- curriculum vitae dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris
- skor TOEFL institusional yang memadai (jika memungkinkan dapat pula disiapkan skor TOEFL internasional atau IELTS)
- Fotocopy dan legalisasi akte kelahiran, serta terjemahan dalam dalam bahasa Inggris
Agar dokumen tersebut dapat terorganisir dengan baik, Individual Portofolio tersebut dapat kamu masukkan dalam sebuah Document Keeper yang tersusun secara rapi. Kalau perlu beri kata-kata motivasi yang membuat kamu selalu bersemangat setiap kali membuka individual portofolio tersebut.
Hal ini diamini pula oleh Andrews (2007) yang menekankan pentingnya mengorganisir individual portofolio secara baik. Semakin terorganisir dokumen-dokumen pengajuan aplikasi beasiswa yang disiapkan, maka akan semakin memudahkan kamu pada saat proses pengajuan aplikasi beasiswa.
Nah, tunggu apa lagi, segera masukkan pembelian ‘document keeper’ ke dalam daftar pembelian barang untuk keperluan stasioneri dan siapkan semua dokumen yang mungkin diperlukan, utamanya yang ada dalam box di atas.


wah tertarik tuh beasiswa pengen kuliah ke amrik ngambil Psikologi pendidikan ato magemen pendidikan…sdh coba beberapa kali tapi belum berhasil..TOEFL or IELTS sdh ok bahkan Update trus tiap tahun
Give me Tips please
Marselus Paur Laut