Terkadang sering orang berpikir bahwa mendapatkan beasiswa haruslah menjadi seseorang yang jenius. Terkadang sering pula orang mengaitkan antara jenjang pendidikan dengan jenis pekerjaan dan mata pencaharian yang sebanding pula. Pemikiran seperti itu mungkin juga kita miliki saat ini.
Tapi tak banyak orang yang berpikir bahwa being smart is not enough to get the scholarship, dan hanya segelintir orang yang berpikir bahwa belajar adalah untuk hidup.
Well, it’s about the time, kita untuk berpikir bahwa belajar adalah untuk hidup. So.. ngga ada kata terlambat untuk belajar kembali, bahkan untuk menggapai jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Untuk itulah, member about-scholarship yang telah mendapatkan undangan untuk mengikuti Bedah Buku Pintar Beasiswa melangkahkan kaki untuk berdiskusi tentang materi yang ditulis oleh Erny Murniasih dalam buku keduanya “Buku Pintar Beasiswa”.
Di dalam Buku Pintar Beasiswa dijelaskan secara gamblang mengenai persiapan sebelum mengajukan aplikasi beasiswa dan bagaimana mencari beasiswa yang tepat secara cerdas. Sebelum mengajukan aplikasi beasiswa, sebaiknya dilakukan beberapa hal, antara lain menyiapkan individual portofolio (dokumen perjalanan akademis), dan melakukan assessment (penilaian) atas karakter pribadi dan penilaian secara mendalam. Kedua langkah tersebut sangat penting sebelum memulai proses pencarian beasiswa.
Secara paralel, informasi beasiswa dapat mulai dicari, baik melalui website penyedia beasiswa maupun website tertentu yang memberikan informasi tentang beasiswa. Salah satu website yang direkomendasikan oleh Buku Pintar tersebut adalah situs http://about-scholarship.com yang menyajikan informasi-informasi terkini serta tips dan trik untuk mendapatkan beasiswa.
Buku Pintar Beasiswa juga memberikan tips bagaimana mengisi formulir aplikasi beasiswa dengan tepat sehingga sekali pukul maka kamu akan mendapatkan beasiswa. Ngga gampang memang, dan perlu usaha yang besar untuk bisa sekali pukul tersebut. Namun, jangan minder dulu, ingat ungkapan di atas .. smart is not enough. Kita harus bisa menjual kompetensi yang kita miliki, karena beasiswa adalah penghargaan yang diberikan kepada kita atas kompetensi yang kita miliki. Nah, kompetensi itu ngga hanya kompetensi akademik saja, tetapi juga mencakup atribut pribadi dan network atau jaringan yang kita miliki.
Well, lega rasanya, sudah mendapatkan penjelasan dari Penulis sekaligus mendapatkan tanda tangannya.. so, next time ikutan lagi ya acara seru lainnya yang diselenggarakan oleh about-scholarship




Register di sini untuk langganan Newsletter About-Scholarship.Com.
Buku Pintar Beasiswa, langkah lebih lanjut buat kamu yang serius mencari beasiswa.
Kunjungi